The Gospel, Indonesian, p. 14
Injil, Indonesia, h. 14
⇐ ⇒
Halaman Sebelumnya Halaman Berikutnya
KASIH KARUNIA: SUATU HADIAH CUMA-CUMA
Kata “kasih karunia” artinya sesuatu yang diberikan dengan cuma-cuma…tanpa harga atau kewajiban. Misalnya, apabila teman akrab engkau menawarkan hadiah kepadamu dan engkau mencoba untuk membayarnya, apakah itu masih dapat disebut hadiah? Tentu tidak! Sewaktu dia menerima uang dari padamu, bayaran itu menjadi hutang dia terhadap engkau! Dia kemungkinan akan merasa terhina, dan menarik kembali hadiahnya dan berkata: “Saya tidak memberikan ini kepadamu karena saya harus. Ini adalah hadiah. Apakah kamu mau menerima hadiahku?”
HADIAH: PADA SAAT KAMU MENAWARKAN SESUATU SEBAGAI GANTINYA, ITU BUKAN LAGI HADIAH. ITU MENJADI SU ATU HUTANG
“Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.” Roma 4:4
Hanya ketika engkau mengantongi kembali uangmu dan mengulurkan tangan kosongmu, barulah dia akan mengulangi tawarannya dan memberikan hadiahnya kepadamu.
Sama halnya dengan Allah menawarkan hidup yang kekal. Banyak orang mencoba untuk membeli hidup yang kekal dengan mentaati Sepuluh Perintah Allah, hidup baik, pergi ke gereja, atau pekerjaan agama lainnya. Tetapi Allah tidak akan membuat diriNya menjadi penghutang pada satu manusiapun! Dia tidak “berhutang” hidup yang kekal kepada siapapun. Dia akan menawarkan itu hanya sebagai hadiah!
⇐ ⇒
Halaman Sebelumnya Halaman Berikutnya
Sampul Depan 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 Sampul Belakang